Pakai Jasa SEO Tapi Keyword Tidak Muncul, Salah Siapa?

Mengapa SEO Gagal

Dalam dunia SEO yang penuh ketidakpastian dan tidak bisa diprediksi secara 100% akurat, terlalu sederhana kalau pertanyaannya soal salah siapa, apakah salah pihak klien atau salah dari pihak penyedia jasa SEO. Tidak jarang, saat hasil SEO tidak sesuai harapan, terjadi perselisihan antara klien dan penyedia jasa, atau bahkan ada yang mengatakan vendor SEO sebagai penipu.

Sama seperti penyedia layanan SEO pada umumnya, kami juga tentunya pernah mengalami komplain demikian. Walaupun kami sendiri dalam hal ini adalah pihak penyedia jasa SEO, kami akan coba mengulas topik ini secara berimbang dan objektif.

Pahami Dulu Sifat SEO: Tidak Pasti dan Belum Tentu Berhasil

Masing-masing pihak, terutama klien yang masih awam, harus paham dulu bagaimana cara kerja SEO secara garis besarnya (bukan secara teknisnya). Dalam dunia SEO, pihak penyedia jasa (vendor) harus menjelaskan di awal bahwa SEO itu tidak bisa dijamin 100% keberhasilannya. Selaku vendor, kita hanya bisa mengusahakan, bukan memastikan. Dan sepanjang pengamatan kami, hampir semua pelaku SEO di Indonesia sudah memberikan keterangan tersebut.

Dari sisi klien, ekspektasi tidak boleh terlalu tinggi. Artinya, pengen cepat terlihat hasil dan berpikir kalau sudah pakai jasa SEO pasti beres. Kalau seperti ini, ujung-ujungnya Anda bisa kecewa. Google sendiri menyatakan kalau tidak perusahaan SEO yang bisa menjamin ranking sebuah website di Google: https://support.google.com/webmasters/answer/35291?hl=en

Ketentuan Layanan SEO Dari Penyedia Jasa Harus Jelas

Masing-masing konsultan SEO bisa saja memiliki ketentuan layanan yang berbeda satu dengan yang lain. Intinya, ketentuan itu harus dijelaskan kepada klien sedari awal, jangan ada yang abu-abu dan multi tafsir (tricky).

Pihak klien juga harus memahami dengan seksama segala ketentuan sedari awal, dan kalau ada yang tidak jelas harus ditanyakan di depan, jangan nanti sudah berjalan baru komplain ini itu. Pakai jasa SEO tidak sesimpel beli kacang goreng, yang tinggal bayar lalu beres.

Saat SEO Gagal, Siapa yang Salah?

Tanpa bermaksud mencari-cari kesalahan, tapi memang ada dalam kondisi tertentu salah satu pihak yang menyebabkan kesalahan terjadi saat campaign SEO berjalan.

Kesalahan ada di pihak pelaku SEO apabila (meliputi tapi tidak terbatas pada):
– Melakukan teknik SEO yang bersifat blackhat SEO
– Mengacau balaukan coding website Anda hingga berantakan dan banyak error
– Melakukan blocking website dari Google Search Console atau robots.txt

Kesalahan ada di pihak klien apabila (meliputi tapi tidak terbatas pada):
– Websitenya sangat tidak sesuai kaidah Google, dan tidak mau merubahnya
– Ekspektasi terlalu tinggi, tidak memahami sifat SEO dan tidak mau tahu ketentuan pihak vendor
– Tidak mau terlibat untuk hal-hal yang diperlukan, hanya mau tahu beres saja

Bagaimana Menyikapi Saat SEO Anda Tidak Sesuai Harapan

Di saat segala sesuatu tidak berjalan sesuai ekspektasi Anda, sangat mudah kepala dan hati menjadi panas. Berikut adalah sikap yang harus dihindari untuk kebaikan bersama:

1. Penyedia jasa SEO harus mengakui kegagalan, dan kalau perlu minta maaf kalau tidak berhasil.
2. Penyedia jasa SEO harus memperbaiki kesalahan JIKA memang ada kesalahan yang dibuat saat melakukan SEO.
3. Jika memungkinkan, penyedia jasa SEO menawarkan layanan pengganti (misalnya Google Adwords) atau refund.
4. Klien jangan menuduh sembarangan pihak SEO telah melakukan penipuan, kecurangan, KALAU tidak ada bukti.
5. Klien jangan menjelek-jelekkan pihak SEO ke pihak ketiga KALAU tidak memiliki bukti atau argumen kuat.

Kira-kira itu saja yang bisa kami share di kesempatan kali ini. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi bagi penyedia jasa SEO di Indonesia dan pihak klien, sehingga diharapkan masing-masing pihak tidak ada yang dirugikan. Maju terus SEO Indonesia!

Tags

top